Rabu, 10 Juli 2013
Terima kasih,perempuanku
Rabu, 24 April 2013
Dua Ekor Katak Di Dalam Bejana Susu
Katak kurus menjawab, “Sabar saudaraku, teruslah mendayung dan berenang. Seseorang akan mengeluarkan kita dari sini.” Lalu keduanya mendayung lagi selama beberapa jam.
Setelah itu, katak gemuk kembali berkata, “Saudaraku, sepertinya tak ada guna. Aku sekarang amat letih. Aku akan berhenti mendayung sekarang dan tenggelam. Tak akan ada yang menolong kita.”
Tapi si katak kurus menjawab, “Teruslah mencoba. Teruslah mendayung. Sesuatu yang baik pasti akan datang, teruslah mendayung.” kemudian beberapa jam kembali berlalu.
Katak gemuk kembali berkata, “Aku sudah tak tahan lagi. Tak ada gunanya melakukan semua ini karena kita akan tenggelam juga nantinya.” Dan si katak gemuk berhenti. Ia menyerah. Dan tenggelam di dalam susu tersebut. Tapi si katak kurus terus mendayung dan mendayung.
Sepuluh menit kemudian, si katak kurus merasakan sesuatu yang padat di bawah kakinya. Ia telah mengubah susu menjadi mentega karena dayungannya. Dan dengan beberapa kali lompatan ia berhasil keluar dari bejana tersebut.
***
Sahabatku.. Jangan pernah berhenti melangkah.. Apapun keadaannya.. Yakinlah bahwa Pertolongan-Nya pasti akan datang..
sumber :@motivatweet
Senin, 25 Maret 2013
Right timing :Senin Penuh Berkah
Rabu, 27 Februari 2013
5W+1H
Terinspirasi dari postingan www.jamilazzaini.com pada 26 Februari 2013 tentang 5W+1H, dimana istilah ini sudah tidak asing di telinga kita.
Why, mengapa hidup saya masih seperti ini? Mengapa saya belum punya karya padahal status saya karyawan. Bukankah pengertian hartawan itu orang yang banyak harta, dermawan adalah orang yang banyak berderma. Karyawan seharusnya orang yang punya banyak karya. Tetapi mengapa saya belum punya karya?
What, apa yang ingin Anda banggakan di hadapan Sang Pencipta, orang tua, pasangan hidup dan juga orang-orang di sekitar Anda? Bekal apa yang ingin Anda bawa saat kelak dipanggil oleh-Nya. Jejak apa yang ingin Anda tinggalkan di semesta?
When, kapan Anda ingin segera memperbaiki diri? Saran saya, detik ini juga, jangan tunda-tunda karena kematian tak mengenal usia. Kapan juga Anda ingin membahagikan orang-orang yang Anda cintai? Ayo jawab, berhentilah sejenak dan jawab pertanyaan ini.
Who, siapakah yang ingin Anda jadikan partner sukses Anda? Siapakah guru kehidupan Anda? Siapakah orang-orang yang akan Anda jadikan sahabat baik Anda. Ingat, kualitas sahabat Anda itu juga menentukan kualitas hidup Anda.
Where, dimana Anda ingin lebih banyak aktif? Dimana Anda ingin banyak belajar? Dimana bisnis Anda ingin Anda kembangkan? Dimana kelak tempat terbaik yang Anda impikan? Dimana kira-kira tempat kehidupan abadi Anda, surga atau neraka?
How, bagaimana Anda akan meraih kehidupan terbaik SuksesMulia? Bagaimana caranya Anda membahagiakan orang-orang yang Anda cintai. Bagaimana agar nama Anda dikenang oleh anak cucu Anda?
sumber : www.jamilazzaini.com
Senin, 25 Februari 2013
Rejeki berlimpah setelah menikah
Pembahasan tentang pernikahan selalu menarik untuk di perbincangkan dan tidak pernah habis bahan cerita jika membahas tentang pernikahan. Tidak ada pula yang dapat memungkiri jika sepasang anak manusia di satukan dalam mahligai pernikahan maka Allah akan melipatgandakan rejeki untuk mereka.
Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi kisah nyata yang ada di sekitar saya.Kisah ini tentang berkah pernikahan dari sahabat saya sebut saja namanya Salam
Dika adalah lebih dari seorang sahabat,yah saya menganggapnya sama seperti saudara sendiri. Persahabatan kita sudah berjalan kurang lebih 13 tahun. Berawal ketika saya dan dia menuntut ilmu di SMP Negeri 13 Makassar, kemudian beranjak SMA kita sama-sama lagi melanjutkan sekolah di tempat yang sama yakni di SMA Negeri 3 Makassar,kuliah kita juga sama-sama di universitas hasanuddin namun beda fakultas,Salam mengambil jurusan Ilmu Hukum sedangkan saya memilih Jurusan Akuntansi. Ada hal yang unik dari persahabatan kami berdua hingga saat ini kalau kita jalan bersama banyak yang mengira kita adalah saudara kembar dan itu bukan hanya dimata orang dewasa saja hingga anak SD pun biasa melihat kita sebagai seorang saudara kembar..heheh
Singkat cerita tentang Salam,dia adalah seorang sahabat yang tidak pernah setengah-setengah dalam membantu teman-temannya. Beliau selalu total dalam menolong jika di mintakan bantuan. Masih teringat dalam benak saya ketika menjelang tugas akhir atau skripsi dia sangat banyak membantu teman-temannya dan juga yang menjadi istrinya saat ini sebutlah Fitri hingga mencapai gelar sarjana lebih dulu dari pada dirinya. Maka tak heran jika banyak orang yang nyaman berteman dengan beliau.
Pertemuan salam dengan Fitri yang menjadi istrinya saat ini berawal ketika masa-masa orientasi pengenalan kampus (Ospek). Itulah masa-masa mereka mulai timbul benih-benih asmara. Perjalanan cinta mereka hingga sampai ke pernikahan tidaklah mudah. Karena di awal masa pacaran hubungan mereka sempat tidak disetujui oleh orang tua fitri, karena Salam hanya berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja sedangkan Fitri boleh dikata Cukup berada dan dia merupakan anak tunggal sehingga menurut saya saat itu,wajarlah orang tuanya cukup memprotek hubungan mereka.
Tidak hanya penolakan dari orang tua hubungan mereka pun sempat beberapa kali putus sambung. yah mungkin karena mereka masih muda dan memiliki egoisme masing-masing. Namun, seiring perjalanan waktu usia pacaran mereka mulai menginjak 5 tahun, Salam mulai di terima oleh orang tua Fitri. Fitri yang sudah memiliki pekerjaan tetap dan mapan sebagai Pegawai Negeri Sipil di minta oleh orang tuanya untuk segera di lamar oleh Salam, karena jika tidak dia akan di jodohkan dengan pria pilihan orang tuanya.
Mendengar berita itu,tentu saja Salam sangat cetar membahana (pinjam istilah Syahrini..heheh). Karena pada saat itu Salam masih bekerja sebagai pegawai outsourcing pada salah BUMN di tempat saya juga bekerja. Sebelum bekerja di tempat saya sedikit cerita lagi,Salam pernah beberapa kali mendaftar kerja di beberapa perusahaan swasta dan BUMN serta di pemerintahan namun rejeki belum menghampirinya. Dia selalu saja gagal di tes terakhir,sebagai seorang sahabat saya sering memberinya semangat untuk pantang menyerah.
Sebelum akhirnya Salam melakukan lamaran terhadap fitri sekitar bulan Oktober 2011, dia sempat bercerita pada saya bahwa dia cukup bingung dan tidak enak mengatakan pada kedua orang tuanya untuk melamar Fitri. Karena,dia masih memiliki kakak yang belum menikah dan memiliki 3 saudara yang masih di biayai kuliahnya serta dia masih bekerja sebagai pegawai kontrak. Pada saat itu, saya sebagai seorang sahabat tetap memberi dukungan saya katakan "segeralah utarakan niat baik itu pada orang tua mu, toh niatnya juga baik dan kamu sudah 5 tahun pacaran dengan fitri".
Akhirnya salam memberanikan dirinya untuk mengutrakan niat baik itu kepada orang tuanya untuk melamar Fitri. Dalam proses lamarannya tidak mudah juga buat salam karena ada beberapa persyaratan yang membuat berat orang tuanya namun karena pertolongan Allah dan niat baik juga akhirnya persyaratan itu berhasil di penuhi oleh orang tua Salam. Akhirnya, pada bulan Februari 2012 mereka melangsungkan pernikahan dan saya sebagai sahabat sedih sekaligus bahagia. Sedih karena saya di dahului menikah...hehehe dan bahagia karena akhirnya hubungan mereka bisa lanjut ke jenjang pernikahan.
Kurang lebih sekitar 4 bulan setelah menikah ternyata benar janji Allah bahwa menikah dan memiliki keturunan akan memperlancar rejeki. Salam di angkat sebagai pegawai tetap di Perusahaan outsourcing dan memiliki gaji yang lumayan buat menghidupi dirinya dan istri.
Setelah 4 bulan melahirkan anak pertama,lagi-lagi Salam mendapat rejeki yang tidak terduga dan sangat surprise buat saya. Malam hari, sekitar minggu ke-2 bulan februari 2013 dia menghubungi saya lewat telpon dan mengatakan saya sudah keluar dari PT. XYZ. kemudian saya tanya "kenapa, kamu keluar ?". Salam menjawab "Saya diterima di Perusahaan Asuransi BUMN,Git". Subhanallah...Akhirnya setelah sekian lama pdirimu pontang-panting mencari pekerjaan tetap akhirnya dapat juga dan ini merupakan rejeki buat anak dan istrimu. Di tempat kerja barunya ternyata dia mendapat gaji dan bonus berkali-kali lipat lebih besar dari tempat dia dulu bekerja.
Selasa, 23 Oktober 2012
Indahnya berbagi,nikmatnya bersyukur
Cerita ini di forward dari Pak Ismail
Said (Wartawan Senior Republika) :
Di sadur dari Nfq group
Karena hujan yg tdk kunjung berhenti,akhirnya saya memutuskan menerobos
hujan karena hari sdh malam...
sampai di Tegalega, perut sdh tdk bisa diajak kompromi lg, akhirnya saya memutuskan mampir diwarung nasi tenda dipinggir jln..
Lagi asyik menikmati pecel
lele, masuklah seorang bapak, dg istri & 2 anaknya.. Yg menarik adalah kendaraan mrka yaitu gerobak dorong..Lalu bapak ini memesan 2 piring nasi & ayam goreng...
Pertamanya sih ga ada yg menarik,
tetapi ketika saya selesai makan, ada yg menarik hati saya... Ternyata, yg menikmati makanan itu hanya istri & anaknya. Sedangkan sang bapak hanya melihat istri & anaknya menikmati makanan itu.
Sesekali. saya melihat. anaknya tertawa senang & sangat menikmati ayam goreng yg dipesan oleh bapaknya..
Saya perhatikan, wajah sang bapak,
walau tampak kelelahan terlihat
senyum bahagia diwajahnya.. Lalu saya mendengar dia berkata pelan.." mkn yg kenyang ya nak, kan...hari ini tanggal kelahiranmu...
"Saya terharu mendengarnya..seorang bapak dgn segala keterbatasannya, sbg (mungkin)
pemulung.. memberi ayam
goreng warung tenda dipinggir jln utk hadiah anaknya..
Hampir menangis rasanya saya
diwarung itu.. Segera seblm air mata ini tumpah, saya berdiri & membayar mknan saya & juga dgn pelan saya bilang kepenjaga
warung.. "mas, tagihan bapak itu saya yg bayar.. & tolong tambahin ayam goreng & tahu tempe" Lalu lekas2 saya pergi.
kisah ini kutulis utk bahan
perenungan..Bhw Tuhan sdh memberikan yg terbaik
utk saya saat ini...,kita sering & biasa makan di , Kentucky,
Mc Donald, Hoka Hoka Bento, Pizza Hut dsb...
Pdhl bagi org disekitar kita, pecel lele pinggir jln, adalah makanan mewah...
Sungguh tak pantas bagi saya utk
mengeluh & merasa kurang..Rasa Syukur akan mengantarkan rasa bahagia....
Semoga sharing kisah ini bermanfaat dan menjadikan kita semakin bersyukur atas nikmat yang telah d berikan kepada Tuhan


